Sunday, February 22, 2015

Hellooo Serial Telenovela, Apa Kabar Kalian Zaman Ini?

Haha.
Dibilang kanget banget, nggak terlalu banget sih sama jenis drama ini. Tapi mengingat jamannya gue masih imut banget dan belum banyak dosa (sekarang juga sih. HAHA), kayaknya gerombolan serial telenovela ini udah punah banget di saluran televisi manapun di Indonesia.

Ga paham sih, mengingat film-film India yang zaman alif juga masih ditayangin, mungkin bapak pemilik salah satu televisi swasta yang dulu juga mencalonkan diri jadi wakil presiden itu masih suka dengan film-film India, kenapa mereka masih bisa ditayangin berulang-ulang? Kenapa telenovela seakan-akan sudah punah dan hilang tak berbekas lagi? Emang sih beda kasus antara si film India dengan serial Telenovela ini. Tapi kayaknya kalau diingat-ingat, agak geleuh-geleuh gimana gitu dan kocak aja kalau percakapan-percakapan ala telenovela ini masih digunakan.

"Alfonso, mengapa kau tidak menjemputku hari ini? Apakah kau sedang bersama wanita lain?"
"Tidak Patricia, aku berniat menjemputmu, tapi..."
"Sudahlah Alfonso, aku sudah tidak tahan lagi dengan segala macam alasanmu. Aku tidak ingin bersamamu lagi."
"Patricia, ku mohon jangan katakan itu. Jangan!"
Dan si Alfonso sok-sok-an wae pegang tangannya si Patricia yang sekarang sedang nangis tersedu-sedu.

Jangan sampai deh akting ini kejadian di Indonesia dan nge-booming jadi gaya hidup. Geli. Sumpah

#naonsihdel

Tapi entah kenapa, percakapan-percakapan yang model begitu (berkat si dubbing), buat para pemirsa makin doyan banget sama telenovela (dulu). Gue juga sih sempet beberapa. Tapi berhubung gue pada masa itu masih kecil, yaaah yang bisa gue tonton juga yang ceritanya masih ada anak kecil-anak kecilnya. Yuk, cek. Kali aja lo juga pada kangen sama ini telenovela.

1. Amigos x Siempre


Bukaaaaan. Bukan berarti singkatan "Agak Minggir Got Sedikit, heiiii!!!  Nyahahahaha. Nyang ini nih, telenovela booming nya anak-anak SD zaman nya gue. ZAMAN NYA GUE LHO. Beuuh, siapa yang nggak pernah ngomongin serial ini. Nggak disekolah, di rumah kali aja pas mainan bareng teman (gue hanya bisa tersenyum), sampai zamannya ngumpulin organizer (biasanya disebut orji sama anak SD dulu) gambar dengan personil amigos ini lumayan banget diburu.
Eh, jangan salah lhoo, teman-teman gue pun dulu sampai rebutan siapa yang pantas menjadi Ana, Pedro, Santiago, Renata, Rafael, Gilberto, Patricia, Lordes (Sial gue apal), sampai marahan gara-gara rebutan doang. Dan booming banget pake BANDANA. Ya Tuhan, ampunilah hamba-hambaMu ini.

Tapi wajar sih ya, ini serial ditayangin siang-siang jamnya pulang sekolah. Kan kalau siang males lah yaa mau main keluar rumah, makanya disediakanlah suguhan telenovela model begini.
Eh, tapi lagi nih, biar gimana pun si Amigos ini complicated banget ceritanya. Dari persahabatan, sirik-sirikan, demen-demenan, bahkan dendam-dendaman dan rebutan harta warisan, sampai terdampar di pulau gara-gara pesawatnya oleng. DAN BAHKAN SAMPAI GANTI PEMERAN YANG JADI IBU MELISA dan menjadi sosok yang tidak enak dilihat lagi.

Tapi juga ada musikalnya, dan akting Ana-Pedro disini membuat para bocah-bocah bau kencur yang baru kenal cinta monyet merasa "menggila" dan "mupeng".
Gaaaaa, gue ga mupeng kok. Suer.

Tapi gue lebih suka liat si Santiago daripada Pedro, dan lebih suka Renata daripada Ana. HIDUP SANTIAGO!!!

2. Petualangan Amigos


Yang ini emang judulnya sama-sama Amigos. Inget bukan singkatan. HAHA. Eh ternyata judul aslinya Aventuras Tiempo (apalah itu, yang gue inget cuma Petualangan Amigos).
Kalau disini yang peranin juga yang jadi Ana dan Santiago di serial Amigos x Siempre. Ceritanya yaaa, lumayan seru sih, cuma mungkin pemerannya nggak segambreng Amigos x Siempre. Berkisar ga jauh lah ya sama cinta monyet (jangan-jangan yang ngajarin budaya cinta monyet di Indonesia adalah tayangan-tayangan iniiiii!!!), terus petualangannya si Violeta (yang jadi Ana di Amigos) dan Angel (yang jadi Santiago di Amigos). Susah amat sih, sebut saja namanya Bellinda Peregrin dan Christoper Uckermann. Zaman dulu entah mengapa kelabilan tingkah gue membabi buta dengan ikut-ikutan nyari info tentang para artis ini.
MWAHAHAHA!

Mereka (Violeta dan gengnya) melakukan berbagai petualangan dengan mesin waktu yang ternyata punya kakeknya Violeta. Dan kalau ga salah ingat, si Violeta ini nyasar dan ketukar sama orang yang dimasa lampau dengan muka yang sama, tapi tingkahnya beda banget.

Ya, begitulah.

3. Mariana-Silvana


Ahahaha. Kalau yang ini kisaran ceritanya agak mulai menuju remaja yang yaaah menuju 17 tahun-an. Tentang anak cewek kembar, orang tua pisah, yang satu ngikut bapak dengan gaya hidup yang sederhana, yang satunya ngikut emaknya dengan gaya hidup yang glamor. Dan mereka berdua saking kembarnya suka tuker-tukeran peran.
Nyaaaaah~

Tapi yang mengecewakan adalah awalnya serial ini diperanin sama si Belinda lagi, dan entah apa alasannya si produser mengganti pemeran dengan artis yang bedaaaaaaa abissssss tingkat kadar kecantikannya dibanding si Belinda ini.
Jahat ya gue?
Bodo amat.

Jadi jelas saja, di awal gue masih suka tontonin, tapi setelah diganti pemerannya, langsung emoh abis buat nontonnya.
Beneran.

4. Carita de Angel



Coba siapa yang nggak tahu sama film ini? Gue dulu sih suka dicerewetin sama ibu gue. Abis tayangnya sore menuju magrib sih. "Ngaji kamu, bukannya nonton tivi!".
Wah, gue suka sama pemeran Dulce Maria nya. Cute banget. Punya anjing namanya Ciripa dan ibu nya sudah almarhumah. Tapi dia masih suka ketemu sama hantu ibunya. Terus dia suka sama suster di sekolahnya, namanya Suster Cecilia. Dia pengen banget itu suster jadi emak tirinya.

Nggak bakat banget sih gue bikin sinopsis.
Eh tapi yang jadi Suster Cecilia cantik lho. AHAHAHA.

*abaikan.

Tapi yang gue rasa "interesting" disini itu justru si tante rambut palsu. Baju, aksesoris sama rambut sampai disesuai-in dengan warna yang sama. Niat sekali tante-tante satu ini.
Cck, cck, cck.

5. Maria Belen



Maria Bellen lho. Bukan Maria Cinta Yang Hilang. HAHAHA.
Munculnya tayangan Maria Bellen ini, buat ibu-ibu doyan beli wig-wig-an kriwil-kriwil buat anaknya yang masih batita. Ya ampun.

Tapi betulan lho, yang peranin Maria Bellen ini cute banget. Ceritanya tentang anak yatim piatu, yang disekolahin di sekolah dengan teman-temannya yang suka nge-bully dia. Tapi ada satu guru cantik yang baik banget. Dia juga punya teman cowok yang baik sama dia. Sumpah ini edisi balita banget sebenarnya. Jauh lebih balita dibanding Carita De Angel.

Tapi yaaa, bukan telenovela namanya kalau ga ada adegan romantis para pemain dewasanya sih. Si pemeran Maria Belen ini oke banget kalau udah akting nangis. Betul-betul berasa merana banget hidupnya lah.

6. Vivan Los Ninos


Oh my god. Gue nggak tahu kalau seandainya ini film ada lagi di Indonesia. Emang sih anak-anaknya mukanya lucu-lucu banget, tapi ya ampuuuuun, ITU ANAK SD MACAM BIJI CABE RAWIT UDAH CINTA-CINTAAN KAYAK CABE-CABEAN, PLIS! Anak SD sih diceritanya tapi yang gue lihat pada saat itu mereka tampak seperti anak TK.
Yaaa ceritanya nggak jauh dari berantem-berantemannya bocah-bocah ditambah rebutan naksirin cowok. Alamakjang banget ya merekaaa. Dan kisah gurunya ngadepin itu semua.

Disini, Daniela Aedo, yang main Carita de Angel main lagi. Padahal, telenovela ini muncul setelah si Carita de Angel, cuma entah kenapa doi kurang begitu lucu dan unyu dibanding di Carita de Angel.

7. Buku Harian Daniela


Dan ternyata yang meranin telenovela ini adalah yang menggantikan Belinda di Mariana-Silvana! BEDA banget! Di telenovela ini, dia masih unyu banget, tapi entah mengapa pas gantiin di Mariana-Silvana jadi enek banget dan ga gue tonton lagi itu telenovela.
Agak jahat sih emang ya. Maaf ya. Tapi itu jujur lho. Dan itu komentar secara subjektif aja sih ya. Padahal sekarang pas jadi gede, doi cantik cetar luar biasa.

Kalau ini nggak ngikutin banget juga sih. Cuma seinget gue, ceritanya dia ini punya mimpi bisa bikin keluarganya baikan lagi. Nah dia suka nulis curhat gitulah di buku diari nya. Disini yang jadi Pedro di Amigos (Martin Lucca) juga main.

8. Impian Chabelita


Ceritanya mah ya, si Chabelita ini anak panti asuhan terus diasuh lah sama laki-laki yang belum nikah. Tenang bukan karena pedofil, tapi emang doi suka sama tingkah si Chabelita yang baik itu. Si Chabelita ini montok banget lho dan pipinya tembem banget.

Gue beneran nggak bakat bikin sinopsis atau emang ceritanya telenovela yaaa sebetulnya intinya cuma begitu?

***

Sebetulnya telenovela zaman dulu banyak banget bahkan kalau dipikir-pikir judulnya nggak kalah alay dibanding sinetron zaman sekarang. Kalau sekarang bagi kita judul sinetron suka ngaco dengan ala-ala binatang atau siluman-siluman atau judul misteri sok-sok kena azab gitulah, padahal judul telenovela nggak kalah alaynya.

BAYANGIN DONG JUDUL SEMACAM : MARIA MERCEDES, ESMERALDA, ROSALINDA, CASSANDRA, MARIMAR, BETTY LA FEA, DAN NAMA-NAMA CEWEK LAINNYA!
Belum juga semacam KEMELUT CINTA (OH MY GOD! GELI GA SIH?), MARIA CINTA YANG HILANG, CINTA PAULINA, GABY KAU CINTAKU (SADISSS SAIK ABIS JUDULNYAAA), yang mungkin emang ditranslate dari bahasa latinnya mereka ke bahasa Indonesia sih ya. Tapi berasa geli aja lah bacanya.

Eh, gue nggak nonton telenovela dengan judul-judul diatas itu lho. Oke, dengan tahu nya gue judul yang begitu kesannya gue tua banget ya? Nggak kok, gue masih muda keuleus. Yang doyan nonton telenovela dengan judul-judul kayak gitu dulu TANTE GUE. IYA TANTE GUE, BUKAN GUE! Tante gue itu, ampun deh, jaman dulu sakaw banget sama telenovela. Bahkan kalau bisa anaknya yang masih bayi sebisa mungkin molor di jam-jam yang jadwalnya telenovela, biar doi bisa nonton dengan lega.

Kayaknya kalau bahas tampang-tampang mereka yang udah gede juga banyak yang posting tentang itu. Cari di gugel juga bisa dilihat tampang-tampang mereka yang sudah jadi cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Tapi diantara sekian banyak pemeran wanita telenovela yang telah gue list diatas, gue suka sama....
JRENG-JRENG-JRENG-JRENG...

GUE SUKA BANGET SAMA YANG JADI RENATA DI AMIGOS X SIEMPRE!!! Sama tambah lagi boleh? YANG MERANIN JADI SUSTER CECILIA!!!

Kalau lakinya sih gue akan berikan pada PEMERANNYA SANTIAGO!!!

Ah sudahlah.
Apa kabar ya telenovela zaman sekarang yang sudah terdistorsi dengan drama Korea, Jepang, dan SINETRON BINATANG?
Semoga kalian baik-baik saja. Dan kalau muncul lagi suatu saat nanti dengan konsep baru, hmmm, TOLONG PAKAIANNYA JANGAN SERING MEMBLE-MEMBLE dan JUDULNYA YANG ENAKAN DIKIT BUAT DIBACA.

Ciaooo!

Tuesday, November 18, 2014

Ada Apa dengan Cinta dan Rangga?

Wooow.
Berapa lama gue ga nulis di blog sini lagi ya? Berhubung gue orang sibuk banget, jadi boleh lah ya sengak dan congkak sedikit.
#tempeleng

Dan berhubung tangan gue gatel, pengen ngetik sesuatu, dan entah yang ada di otak gue cuma "boomingnya mini drama AACD 2014".
IYA AADC! Bukan "Aya Aya Deui Cicing Wae mah". Plis. Ada Apa Dengan Cinta. Film oke dengan pemeran utama Dian Sastro dan Nicholas Saputra.
Apa? WHAT? LO NGGAK TAU FILM KECE BEGITU?
Turut berduka cita ya. Gue tahu, zaman lo mungkin filmnya udah berubah macam "Hantu Goyang Karawang", "Rumah Kentang", "Hantu Nenek Gayung", dan segerombolannya. But, gue rasa, dengan munculnya mini drama ini, bakalan banyak stasiun tivi yang berniat menayangkan kembali film AADC dulu dan CONGRATULATION, Cieee ntar lo-lo semua yang hidup di zaman era reformasi-kabinet gotong royong (lo kira nama kabinet) bisa liat deh.

Bro, zaman dulu (WAIT! Kesannya ngomong 'zaman dulu', berasa gue udah tua dan lagi menceritakan kisah masa lalu sama anak-cucu. Tapi gapapa lah. Kalian pasti paham kalau gue masih muda), film romantis nggak sevulgar sekarang. Intinya, kalau suka sama orang, ya nggak kampungan dan nakal kayak anak sekarang.
Deuuuh nakal ya kamu.
Hahaha.

Gue nggak mau bahas cerita AADC nya yang dulu. Gue mau menganalisis ini mini drama yang tiba-tiba nongol promosi di salah satu aplikasi messanger yang sebut saja namanya LINE (tolong bayar saya, karena saya sudah sebut merek anda sekaligus promosi. AHAHAHA). Awalnya gue kira permintaan permainan Let's Get Rich atau Pokopang atau yang sejenisnya, lebih keterlaluan lagi layanan KUPON RESTORAN FRIED CHICKEN atau TEBAK GAMBAR, yang NGGAK PERNAH gue bisa menang. Iyalah, jam masuknya itu pesan misalnya tertulis 11.30, tapi baru masuk di HP gue jam 12.30. Becanda ga sih itu???

Tapi ternyata isi pesannya link video dari mini drama ini.

Oke awalnya gue juga harap-harap cemas. Jangan-jangan video jebakan betmen yang ngagetin gitu lho dengan tiba-tiba muncul hantu dan teriakan kenceng banget padahal awalnya suaranya keciiiiiil banget bikin sengaja pasang volume segede mungkin. Tapi gue percaya kok sama dia. Dia nggak akan mempermainkan aku sekejam itu.
NYAHAHAHAHA.

Del, tolong. Durasi.

Baiklah. Setelah gue menonton mini drama selama 10 menit itu, perasaan kangen gue terkalahkan dengan berbagai pertanyaan, "KENAPA SI RANGGA BEGITU SIH SAMA SI CINTA?"
Yeah, tapi setiap orang pasti punya alasan, right?
Dan gue dengan kesok-tahu-an nya banget, mencoba menganalisis, kenapa si Rangga bertingkah seperti itu ke Cinta.

1. Rangga sesungguhnya sudah punya cemewew, tapi jadi teringat kenangan gegara buku favoritnya yang jatuh dan berniat menjadikan Cinta sebagai selingkuhannya.

My god. Ini sih sinetron zaman sekarang! AHAHAHA. Cemewew? Cemewew itu bahasa anak sekarang, kalau KBBI nya mah kekasih.
Iya kaaaaann? Bisa jadi, sebenarnya si Rangga itu ternyata sudah punya cewek, tapi mulai jenuh gitulah yaaa, dan pas banget buku favoritnya jatuh, terus keinget deh sama cewek yang udah di PHP-in selama 12 tahun. DUA BELAS TAHUN, COOOYYY!! Gue akuin itu lebih hebat daripada gue. #curhat.

Tapi jahat banget dong yaaa, pelarian gitu.

2. Rangga takut LDR-an

Basi sih ya. Cemen. Ahahahaha, congkak banget gue. Tapi seharusnya kalau emang suka mah ya, rintangan apapun harus dihadapi dengan gentle dong. Kalau nggak mau susah-susah, yaaa ga usah kasih harapan apapun sama anak orang. Situ kira situ OKE?
Emang oke sih tampangnya. AHAHAHA.

3. Sesungguhnya mereka berdua sudah pacaran, LDR-an, tapi nggak sanggup, putus, gagal move on sekaligus ga laku-laku, terus NIAT CLBK-an deh

Astaga. Ini model sinetron zaman sekarang juga. Iyaaaa! Bisa aja kan settingan nya begini, mereka berdua akhirnya memutuskan untuk LDR-an, tapi yaaaa entah kenapa banyak cek-cok lah yaaa. Akhirnya pegat deh. Tapi entah mengapa mereka berdua gagal move on mulu, setiap dideketin cewek cantik buat si Rangga ataupun cowok cantik ganteng buat si Cinta, rasanya kayak ada yang "kurang". Kayak sayur ga pake garam. Kayak hidup ga ada sinyal.
Menyedihkan.
Dan akhirnya mereka memutuskan untuk "why not, kita coba lagi yuk!"
Halah. LO KIRA MAINAN PAKE COBA LAGI. LO KIRA MINYAK KAYU PUTIH PAKE COBA-COBA?

4. Sesungguhnya karena Cinta lah, Rangga berusaha cari kerja, menyibukkan diri, supaya punya duit buat pulang ke Indonesia.

Udah baca bukunya Dewi Lestari yang Serial Supernova yang Gelombang? Sekilas ya. Disitu diceritain pemeran utamanya, Alfa, dibawa ke Amerika, buat kerja disana, tapi dengan terbebani biaya untuk dirinya sendiri. Ngerti ga? Semoga ngerti. Intinya si Alfa ini, harus cari kerja di Amerika buat lunasin hutang keluarganya ke pihak yang udah bawa Alfa ke Amerika ini.

Si Alfa akhirnya kerja abis-abisan, belajar abis-abisan supaya kuliah dapet beasiswa di kampus yang oke, dan akhirnya (karena diceritakan emang pintar), dia bisa keterima kerja di salah satu perusahaan kece.

Mungkin si Rangga ini nasibnya juga mirip seperti itu. Dia ke New York untuk dipekerjakan kayak begitu. Cuma, waktu yang dibutuhkan si Rangga jauh lebih lama dibanding yang namanya Alfa ini. AHAHAHA. Gue nggak ngatain Rangga bego lho yaaa! Mungkin itulah, si Rangga sibuk cari lembur sana-sini, sibuk cari kerjaan sebanyak mungkin, supaya bisa balik ke Indonesia. Hellooooo, tiket Jakarta-New York ga semurah tiket KRL Jabodetabek yang 7000-an doang plis.

Makanya dia bertahan selama itu.
Dan gembira dong si Rangga pas dapat pesan disuruh ke Indonesia buat bussines trip sekalian pulang kampung. Gratis pula! Mumpung banget kaaan?

Ah, Rangga.
#gelenggelengkepala

5. Rangga pengen sok jual mahal, sengak, sombong, congkak, sok oke, nggak tahu diri, br*ngs*k, bapuk, kurang ajar, gembel, $*?%&*^$$!!!

Kenapa gue jadi emosi? Ahahaha. Eh gila. Ngebiarin cewek di-PHP-in setelah cipok (meski ga jelas, praduga para penonton aja kalau itu adegannya dicipok) si cewek di bandara, terus dia pergi gitu aja naik pesawat dimana si cewek perasaannya pedih antara bingung atau entah apaan tau rasanya. Nggak janji apapun pula. Kali aja si Cinta semaput tiap malem, nangis meronta-ronta, keperawanan bibirnya dipertaruhkan di bandara, atau lebih tragisnya setiap malam dia jedot-jedotin kepala sekaligus entah sebasah apa itu bantal sama guling gara-gara air matanya.

Helluuuuu, secakep apapun elu, plis deh HARGA DIRI CEWEK, CUYYY. Yaaa, risiko sih, mau aja di cipok. TAPI TANGGUNG JAWAB JUGA DONG. GA GENTLE BANGET SIH LU. LO KIRA BISA DISAMAIN KAYAK LO LAGI MAU BELI MINYAK WANGI? LO CIUM-CIUM TERUS LO PHP-IN MINYAK WANGINYA, "MAAF YA, KAPAN-KAPAN KAMU PASTI AKU BELI."

Kapan-kapan nya ya kapan-kapan.

"SOK OKE LO, KAMPUNG, NORAK, BAPUK. SUMPAH YA, PENGECUT BANGET. KARMA LO! UJUNG-UJUNGNYA MINTA BALIK LAGI KAN KE GUE!" Cinta says. Coba beneran ada di adegannya ngomong begini.

6. Rangga nggak mau pacaran, maunya ta'aruf terus langsung nikah.

Bisa jadi sih, Rangga sadar, mencium seorang wanita lantas meninggalkannya sambil meratap-ratap di kaca pintu pembatas boarding pesawat itu jelas dihitung dosa. Terus dia sadar, taubatan nasuha, tapi berhubung cintanya tetap buat Cinta seorang, dia janji sama diri sendiri dan sama Tuhan, berdoa habis-habisan semoga Cinta jodohnya sama dia doang. JANGAN SAMA YANG LAIN. Kalau ada yang deketin Cinta, tolong dijauhkan, TOLONG DIPISAHKAN!

Dan doanya terkabulkan. Rangga muncul kembali, dan kesempatan pulang ke Indonesia ingin mengajak Cinta ta'aruf dan nikah.

7. Rangga sempat amnesia, kemudian perlahan-lahan ingat kembali, terutama tentang si Cinta

Kali aja kan ya, si Rangga amnesia, lupa ingatan, butuh waktu sampai 12 tahun itu dia berusaha mengingat hal-hal tertentu. Sampai akhirnya buku favoritnya jatuh di lantai, eh berasa ada kenangan-kenangan yang sempat terlupakan gimanaaaa gitu, dan buru-buru mencari tahu kabar si Cinta.

IYAAAA!!! INGATAN RANGGA TELAH KEMBALI PULIH!!!

Siapa tahu, sebenarnya dia mulai nyari tahu Cinta via media sosial lainnya, tapi yang ditunjukkin cuma dia nyari di fitur FIND ALUMNI nya salah satu aplikasi messanger sebut saja namanya LINE.
BISA JADI KAAAAN?

8. Sesungguhnya yang PHP itu justru CINTA!

Eh, bisa jadi lho. HAHAHAHA. Kali aja, setelah ditinggal Rangga, Cinta yang merasa, "DUUUH KAYAKNYA GUE NGGAK SANGGUP DEH LDR-AN SEJAUH ITU. APA GUE BIARIN AJA YA DAN NGGAK PERLU NANGGEPIN HAL APAPUN DARI DIA YA? COWOK DI INDONESIA JUGA MASIH BANYAK.

Sial juga kan cewek kayak begitu. AHAHAHA. Gue nggak kayak gitu lho yaaa. NGGAK LHO YAAAA.

Dan Cinta sesungguhnya sudah melabuhkan hatinya untuk seorang pria lain bahkan sudah memiliki anak 2.

9. Takdir

Mungkin alasan ini yang paling masuk akal. Bisa jadi sesungguhnya, baik Cinta maupun Rangga, mereka sudah bisa saling move on. Tapi entah mengapa, selama 12 tahun lamanya, belum juga keduanya dipertemukan jodoh sama Tuhan. Dan lewat adegan jatuhnya buku favorit mereka berdua di lantai dekat kakinya si Rangga, maka ah, rencana Tuhan memang siapa yang tahu? Rangga berpikir, "AH INI PERTANDA! BAHWA SESUNGGUHNYA JODOH GUE EMANG CINTA SEORANG!"

***

Udah ah. Semakin gue baca ulang, semakin ngaco tulisan gue. Dan sebelum hal ini berlanjut menjadi lebih ngaco lagi, maka gue putuskan untuk menyudahi tulisan ini.

Ah. Cinta dan Rangga. Biar bagaimanapun juga kalian berdua sukses membuat Indonesia saat ini ikut menghayati pertemuan kembali kalian berdua!

Ciaooo!




Friday, July 11, 2014

Lagu-lagu Korea yang (Bisa Jadi) Cocok buat Nge-galau - 2

Norak ya judulnya? Sebenarnya sih gue bukan berarti memberikan jalan buat orang-orang bertingkah galau. Cuma, istilah zaman sekarang kan lagi trend nya ya si galau itu. Jadi cuma sekedar pemberian istilah aja. Berhubung gue juga penikmat lagu jenis apapun dan tidak memihak pada satu artis manapun, asalkan lagunya enak untuk didengar sama gue sekalipun artisnya ga terkenal atau apalah, yaaa gue akan tetap menyukainya.

Cuma, dari sekian jenis lagu yang gue paling suka itu emang jenis-jenis yang agak slow. Dan memang sudah dari sananya kalau yang slow-slow itu hampir berkisah tentang kesedihan,

Dan ini 15 lagu Korea yang mungkin bisa cocok didengar kalau lagi menggalau. Dengerin sambil jalan di trotoar, atau pas lagi hujan memandangi air hujan yang ngerembes di jendela rumah, atau mungkin aja dipojokan kelas sambil diam-diam mewek.
Bwahaha.

Gue kasih list lagu yang menurut gue enak ya. Kalau ga, yaudah terserah. AHAHAHA.

1. TVXQ - How Can I


Gue juga salah satu penikmat lagu-lagu TVXQ, dan lagu How Can I ini salah satu lagu yang paling gue suka. Dua cowok kece (sekarang dua) ini sukses buat lagu ini makin terdengar kece. Meskipun yaaa, TVXQ mungkin lebih better nyanyi lagu-lagu nge-beat nya, tapi buat gue yang ini ga kalah buat didengar. Sebenarnya ini lagu juga lagi-lagi (maaf ya) soundtrack dari k-drama Athena, meskipun gue sendiri belum pernah nonton filmnya kayak apa. Inti lagunya sih, yaaa gak jauh-jauh lah yang nggak bisa lupain seseorang dan mau coba-coba-coba buat melupakan. Hihi.

2. Lee Hae Ri (Davichi) - The One That I Love


Lagi-lagi emang ya kalau mau nyari lagu-lagu yang "nyesek" itu bisa langsung liat dari judul, meskipun nggak selamanya juga sih. Tapi lagu ini sebenarnya nadanya manis, manis banget. Bahkan gue nggak nyangka kalau lagunya ternyata berarti "nyesek" kalau gue nggak nyari lirik + translate-an nya.

Oh iya, info aja nih, judul yang bener itu apa, gue sendiri kurang paham. Soalnya yang gue temuin itu judulnya The One That I Love, tapi kalau cari di google, bakalan nemuin judul yang beda kayak Dear My Loving Person, The Person I Love atau Beloved Person. Tapi cari aja ost. Posseidon.

Gue suka banget sama lagu ini. Pertama kali dengar lagu ini langsung gue putar ulang berkali-kali dan entah sampai saat ini belum pernah bosan mendengarnya.
Lee Hae Ri ini anggota dari Davichi dan lagu ini juga salah satu original soundtrack dari K-Drama Posseidon. Gue (lagi-lagi) belum pernah nonton K-Drama ini, tapi sudah punya lagunya. Inti lagunya? Ga jauh beda sama TVXQ yang How Can I. Haha. Silahkan dicari lagunya!

3. Soyu (SISTAR) - Saying I Love You


Kalau ini, (lagi-lagi) gue tau berkat film Playful Kiss sih. Dan pas ada lagu ini, iseng-iseng berhadiah gue coba cari lagu secara full nya. Ternyata dinyanyiin sama Soyu (Truly, gue suka banget sama suara semua anggota SISTAR, tapi ga suka nontonin mereka goyang), salah satu anggota dari SISTAR.

Lagunya manis *kue bolu kukus kali manisss*Lupakan* dan sederhana buat didengar di telinga. Intinya sih yaa, kurang lebihnya gini, cewek suka sama cowok yang terlihat tidak mau nanggapin si cewek *dingin lah kayak frezeer abang-abang es lilin* dan si cewek ini pengen *pengen banget apa pengen aja?* buat bilang kalau dia suka sama si cowok ini. Cuma ga berani dan pilihannya sok-sok mau berusaha ngelupain gitu deh. Tapi tetep aja ngotot supaya bisa ngaku.

Bagus banget lagunya. Recommended.

4. Bigbang - Blue


Yaaaa! Kali ini gue harus mengakui lagu Bigbang yang ini begitu amat sangat kece. Bigbang emang enak-enak sih lagunya, hanya saja lagu ini sangat enak didengar dan sampai saat ini pun belum pernah bosan mendengarnya. Mungkin model musiknya masih kurang meratap-ratap untuk ukuran ballad, tapi it's ok, i love to hear this song. Bahkan lirik dan artinya bisa membuat anda "menggila".

Tadinya sebelum tau artinya, ini lagu enak banget buat ajep-ajep goyangin kepala.Tapi pas tau artinya, jadi menyimak dalam diam. Haha.

Recommended sekali buat kalian.

5. Taeyeon (SNSD) - Missing You Like Crazy


Lagu ini memang oke. Dan memang kebetulan juga merupakan soundtrack dari K-Drama King 2 Heart. Gue dapat lagu ini dari kakak gue, sebelum menonton dramanya terlebih dahulu. Kebetulan aja gue temuin di flash disknya *HAHA* langsung gue copy tanpa jajal lagunya kayak apa terlebih dahulu. Ternyata emang lagunya enak didengar dan cukup bisa membuat anda berteriak "gembel lu yang nyiptain lagu" dalam hati,  kalau memang yang lagi sensi.

Apalagi kalau udah nonton k-drama King 2 Heart nya, ini lagu sering banget muncul, jadi kuping makin terbiasa.  Intinya sih sama lah, cewek yang suka sama cowok sok dingin minta dipanasin. Silahkan dicari lagunya. 

6. Kim Jong Kook - Letter


Yang kayak gini nih yang sempat meragukan. Jujur aja, gue tau ini artis yaa dari variety show Running Man, dengan tingkahnya yang "super" bener, paling kuat, paling cepet nalar, dan liat aja lah dari badannya. Tau sih kalau Kim Jong Kook sempat duo dulu, tapi nggak nyangka aja kalau suaranya ternyata enak juga buat didengar.

Salah satu lagu yang gue suka itu yang judulnya Letter. Udah lama juga ternyata dibuatnya, bahkan sebelum Kim Jong Kook punya mimpi main di Running Man kali *HAHA*. Awalnya suka karena MV nya model drama dan minta banget buat ditonton. 

Dari MV nya sih intinya dua orang (si Kim Jong Kook sama Park Shin Hye) sama-sama suka, tapi diem-dieman, terus saudaranya si Kim Jong Kook berencana buat nyomblangin mereka dengan ngasih cincin, surat yang ngakunya ditulis Kim Jong Kook buat Park Shin Hye. Niatnya sih supaya mereka ketemuan. Tapi karena Kim Jong Kook aja kagak tau surat-suratan apaan dan malah pas di jalan doi kena tawuran *jyaaahh bahasanya tawuran* sedangkan Park Shin Hye nungguin aja padahal lagi sakit. Dan (gak tau sih mati atau ga, tanya aja sutradaranya) Park Shin Hye nya jatuh karena sudah tak kuat lagi menahan sakit *Ini videonya yang lebai apa gue yang lebai?*

Pokoknya oke banget lagunya. Recommended juga!

7. Taeyang - Wedding Dress


Okeee, kali ini si kece Taeyang yang nyanyi lagu Wedding Dress. To the point aja, ini lagu kece abis. Gue rasa lagu ini emang nyesek banget. Sekilas sih dari judul kayaknya happy gitu ya? Tapi kalau dengar atau bahkan melihat MV nya cukup membuat yang ditinggal nikah sama orang yang disukain bakalan "nangis bombay shaka-laka-boom-boom".

8. Super Junior - Memories



Ah, yaaa.. Biasanya hanya karena beberapa personilnya aja gue suka denger lagu-lagu Super Junior. Seriously, gue ga begitu tertarik dengan artis-artis SM, termasuk si Suju ini. Karena gue nggak doyan-doyan amat sama mereka. Tapi waktu itu gue nemu lagu ini dari kakak gue, beneran enak *setidaknya menurut gue*.

9. Lee Sun He - Fox Rain


Aiiiihh.. Kalo ini gue suka banget lagunya. Meskipun kebanyakan kata-kata "dubidubidurafa" nya, tapi overall emang lagu ini enak banget. Lagunya sederhana dan kata-katanya gampang buat diinget kok. Buat gue sih yang sama sekali ga bisa bahasa korea selain saranghae, gumawo, kamshahamnida, ottoke, oppa, dan bahasa yang sering muncul di film-filmya doang, ini lagu kata-katanya lumayan gampang buat diapalin.

Lee Sun He ini sebenarnya lebih dibilang sebagai komposer sih ya. Tapi terlepas dari itu, lagunya emang recommended.

10. Park Shin Hye - Pitch Black (acoustic)


Kalau ini soundtrack dari drama korea Flower Boys Next Door yang dibintangi Park Shin Hye dan Yoon Si Yoon. Dinyanyiin sendiri sama Park Shin Hye. Gue suka yang akustiknya soalnya ada juga yang versi musik agak full music gitu (apaan sih bahasa gue?). Hmm,, mungkin karena disesuaikan sama adegan film dan suaranya Park Shin Hye yang kalo nyanyi itu terdengar menyedihkan kali ya? (maksud ngana?)

Pokoknya denger aja lah sendiri.

11. Lee Seung Gi - Return


Aiiiih,, Lee Seung Gi. Gue pertama tertarik sama lagu ini karena ada teaser MV nya disalah satu web dan ternyata sudah jadi peringkat pertama selama berapa minggu di Korea pada saat itu. Lagunya sederhana, sederhana banget karena nada nya diulang-ulang, tapi buat gue enak aja didengarnya. MV nya juga bagus kok, plus artinya nggak usah ditanya lagi.

Sok dicari wae lah.

12. Taeyang - Prayer



"Let me say uh oh
Neol hyanghae oechineun mam
Sarangiran du geuljaroneun neomu bujokhan
Let me say uh oh
Na anin nega nae ane sara sumshigo isseo"

Gue lupa sih tau lagu ini darimana. Kakak gue lagi deh kayaknya. Dia jauh lebih gaul tentang korea dibanding gue soalnya.
Kok sedih? Emang lagunya sedih ya?
Padahal musiknya yaaa tipe-tipe Taeyang lah. Nge-beat, nge-rap, tapi buat yang ini kedengarannya beda aja. Dan kalau liat translate-annya lumayan bikin "jleb".
:(


13. CNBLUE - Tears Drop In The Rain



Yeaaaayyy!! CNBLUE again! Ini sebenarnya lagu yang sama melodi dan musiknya dengan I Will Forget You nya mereka, cuma beda lirik aja. Maksud lagu nya sih yaaa setipe. Pengen berusaha ngelupain seseorang. Hanya aja penyampaiannya beda.

Buat gue, ini lagu yang sangat cerdas. Jarang ada musisi yang buat 2 lagu berbeda lirik tapi dengan konsep dan musik yang sama. Atau jangan-jangan gue yang ga tau aja? Haha. Lee Jong Hyun betul-betul cerdas!

14. Suzy - Don't Forget Me



Ini salah satu lagu dari ost. Gu Family Book. Musiknya manis dan suzy pun (buat gue) mampu membawakannya dengan manis. Lumayan tinggi banget lhoooo padahal nadanya. Kalau ini kurang lebih sih lagu nya justru bermaksud buat "plis, jangan lupain gue. Plis."

Hahaha.
Tapi bagus tuh buat yang lagi galau.

15. Sung Shi Kyung - Every Moment Of You



Dan yang iniiiiiii, last but not least, gue paling sukaaaa, dan emang lagi suka banget sama ini lagu. Lagi-lagi salah satu ost dari Drama Korea, baru-baru ini, My Love From Another Star. Sumpah, Kim Soo Hyun kece banget disini.

Baiklah, kembali ke lagu nya. Gue suka banget sama lagu ini, soalnya Sung Shi Kyung punya suara tipe-tipe ballad abis model K.Will, tapi nggak lebay. Dia selalu sukses bawain lagu-lagu model sedih begini.Sebenarnya si lagu ini justru bermaksud semacam, "gue selalu inget setiap kejadian yang sama elo, lhooo. Dan gue suka, bersyukur masih bersama lo sampai sekarang".

Ini kayaknya gue yang lebay. Sumpah.

Tapi musiknya itu keren aja buat didengar. Apalagi kalau kalian menyempatkan diri untuk nonton drama korea nya dan di episode dimana lagu ini diputar pada saat si Cheon Song Yi dan Doo Min Joon lagi di area bersalju gitu deh, itu so sweet banget tapi terdengar sedih.
Unik.
Silahkan dicari lagunya.

***

Oke. Untuk sementara 15 lagu ini dulu lah yaaa. Sebenernya masih banyak lagi, tapi, tapi nanti malah kebanyakan dan kalian yang baca malah jadi ogah baca blog gue.
Bwahahaha.

Cus, yang mau donlot, silahkeun.
See Ya!

Sunday, March 16, 2014

Hei Para "Mantan"!!! Who Do You Think You Areeeee???

"Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
Tearing love apart..."


Eeeeh, nggak. Bukan itu niat tulisannya. Itu sih lagunya si Christina Perri dengan judul yang cukup nyeleneh. Setoples Hati. 
Dangdut bener ya? Untung ga ada versi Indonesianya. Kalau ga, udah bubar dan karir keartisan si penyanyi langsung mati seketika.

Tapi gue nulis ini karena rakyat Indonesia itu unik. Dikala panas-panasnya sama perpolitikan menjelang pemilu, ternyata sejalan juga sama panasnya hati para mantan yang "ditinggalkan". Berita di Indonesia itu kadang bikin gue miris sekaligus ketawa. Bayangin aja, berita pertama tentang partai ini telah menentukan calon presidennya, berita kedua tentang artis itu memutuskan tidak menggunakan nama keluarganya lagi, berita ketiga Indonesia bantu negara tetangga dengan ikutan repot banget-banget nyari pesawat ilang dan menggembar-gemborkan beritanya di media dibanding ngurusin provinsinya sendiri yang penuh sama asap, berita keempat mahasiswi ditemukan tewas dibunuh mantannya, berita kelima batita dianiaya oleh tukang ngamen.

Berita macam apa ini? Sedangkan berita tentang prestasi para pemain bulu tangkis di All England kurang diperhatikan. 

#kembali ke topik.

Berhubung judul gue udah terlanjur tentang per-mantan-an itu, gue emang mau bahas tentang berita si mantan yang rela membunuh cewek tak berdaya yang pernah berbagi kasih dan sayang itu. Lebay bahasanya ya? Maklumkan saja lah ya.

Gue ga tau juga sih masalah mantan, me-mantan-i, di-mantan-kan, me-mantan-kan, dan prefiks, sufiks lainnya yang bisa dimasukin dengan kata dasar "mantan", tapi buat gue orang yang ngebunuh dengan situasi dan kondisi begitu termasuk orang-orang yang biadab.
Kasar ya? Bodo amat.

Secara ya begini ya. Kalau orang yang emang punya prinsip "pacaran" ya konsekuensi dong harus ngadepin beberapa siklus hidup "pacaran" sebagai berikut.

1. Kenalan - Temenan/Kakak-adek-an - Pacaran - Putus - Jadi orang asing
Putus pun juga bisa jadi emang "kita nggak sejalan lagi", udah beneran enek, atau punya gebetan baru.

2. Kenalan - Temenan/Kakak-adek-an - Pacaran - Putus - Temenan

3. Kenalan - Temenan/Kakak-adek-an - Pacaran - Putus - Temenan - Pacaran Lagi

4. Kenalan - Temenan/Kakak-adek-an - Pacaran - Beneran Nikah - Cerai

5. Kenalan - Temenan/Kakak-adek-an - Pacaran - Beneran Nikah sampai maut memisahkan mereka (aiiiih mateeee)

Nah, putus bisa karena hal yang tadi gue sebutin, kan? Kalau emang udah ga "doyan" masa mau dipaksain. Kalau cuma diputusin secara sepihak, galau sih galau, usaha lagi bisa kan? Toh janur kuning belum melengkung, belum ada tenda biru pula.

Terus kenapa jadi dendam heiiiiiiiii??? Dia juga belum bakalan yang jadi pendamping hidup lo nantiii!! Kenal boroknya dia juga belum tentu. Pas pacaran mah jaim. Lo juga ga bakalan tau boroknya apaan. Kali aja ternyata kentutnya gede banget bau pula, kalau makan aslinya kayak kuli, tidur kayak kebo, lo ga tau kaaaannn? Makanya jangan sok-sok-an udah tau segalanya tentang pacar lo.
Lantas kalo putus lo harus dendam, gitu? Padahal saling mengenal aja juga belum ampun-ampunan.

Dan diberita yang sekarang lagi tenar banget ngalahin beritanya Dewi Perssik untuk sementara ini, mereka itu masih mahasiswa, bau jahe (berhubung umurnya masih 19an, bau kencur kayaknya buat umur menuju 17an), beda agama #no offense sih#, baru kuliah semester 3, laganya kayak don juan sakit hati ditolak putri kerajaan. Ini pula pacarnya yang sekarang (SI MANTAN UDAH PUNYA PACAR LAGI), ikutan sok-sok asik mendendam (lo pikir lagunya Marcell?).

Dan yang mengecewakan lagi, namamu bagus, dek (deuh adeeek). Serius. Namamu bagus, yang jadi pacarmu sekarang pun juga namanya bagus. Tapi doa dari namanya seakan-akan mental semua cuma gara-gara "cinta".

Hellooooo... Mau jadi apa bangsa ini? Indonesia butuh generasi muda yang berkualitas, bukan yang cuma diputusin (apalagi yang mutusin ceweknya), sedihnya ampun-ampunan. Cowok macam apa kau? Kalah tegar sama Tegar yang dari pengamen bisa jadi artis itu. Gimana kalau ada situasi, Indonesia dapat ultimatum mau di agresi militerkan oleh Amerika, terus lo semisalnya jadi Menteri Luar Negeri (ga usah lah jadi presiden dulu), disaat yang bersamaan, calon istrimu (yang masih jadi pacar) minta putus dan gagal kawin, lantas lo mau apaaaa?

Ngeraung-raung nggak jelas, garuk-garukin tembok padahal dalam 2x24 jam Amerika akan menyerang, atau langsung memilih kerumah si pacar sambil kayang dan teriak "Sayaaaaang aku masih butuh kamuuuu" dan si pacar ga peduli sama atraksi lo lantas lo langsung nyesek, dendam, dan berpikiran sempit, "Kampreeeet!!! Lo pikir lo siapa? Situ cantiiiik? Situ okeee? Lo gak tau gue diem-diem suka liat lo lagi ngupil sambil ngumpet-ngumpet! Disgusting, you knoooowww?? Gue akan beritahukan Amerika, supaya titik pusat pembombardiran adalah rumah mantan gue. MANTAN GUE!"

Tragis ya? Semoga aja skenario tadi ga ada.

Masih banyak sih yang muncul dipikiran gue sama berita itu. Oke, si cowok putus, toh dia sekarang juga udah punya cewek lagi kan? Ngapain masih pengen balikan? Kalaupun pengen balikan, ngapain masih pacaran sama pacar yang baru? Kecil-kecil udah berencana poligami. Nanti aja heiiii. Dikira mantanmu mau jadi yang ketigaaaa?
Bisa jadi sih kalau dia nya mau. 
Tapi malah jadi korban.
Kalau gue sih ga mau. Gue mau jadi yang pertama dan terakhir aja.
#eh

Dan si mantan ini kan diputusin juga karena emang dinilai "kasar". Hellooooo, cewek mana yang mau dikasarin? Ibu bapaknya aja belum tentu pernah ngasarin dia, lah ini yang masih belum jelas akhir nya bakalan jadi suami apa kagak aja udah berani kasar. 
Cowok macam apa lau?
Emosi ya gue?
Bodo ah.

Dan sekarang ada berita lagi, cewek seumuran adek gue (ga se-adek gue juga sih), dikeroyok sama mantan nya juga. Katanya sih, si mantannya pengen ngeroyokin yang jadi pacarnya dia sekarang, tapi malah si cewek yang ikut-ikutan kena.
Ah, KALIAN ITU MASIH KECIL. SEUMURAN LO AJA GUE GA KEPIKIRAN TUH BUAT BUNUH-BUNUHAN.
Alhamdulillah nya begitu.
Gila ya anak zaman sekarang, cuma masalah cinta yang belum juga pasti bakalan jadi jodohnya nanti sampai berani ngilangin nyawa orang. 
Pantaskah "cinta yang belum jelas" kalian disamakan sama nyawa?
*asik mario bross*

Berpikirlah jauh ke depan. Galau boleh, TAPI GA GITU JUGA KALI.
Umur kalian itu udah bisa dibilang nggak kayak anak kecil lagi lho. Bisa bedain mana yang baik mana yang benar. Malu bangsa ini punya rakyat macem kalian.
Kasian gue sama pejuang kemerdekaan Indonesia. Para pahlawan yang berjuang buat bikin negara Indonesia supaya bisa jadi bangsa yang besar, luar biasa, hebat, tapi zaman sekarang generasi mudanya aja dikit-dikit biar tenar lagi cari sensasi, dikit-dikit sok pencitraan biar dibilang "berhati mulia" padahal mah bisa jadi busuknya minta ampun, sakit hati secuil dikit aja (belum disakit hati-in sama penjajah) mainannya langsung nyawa. Ngana pikir mantanmu itu musuh layaknya penjajah???

Sudahlah.

Buat para wanita, berhubung gue wanita juga. Plis, gue nggak nganjurin buat pacaran. Sama sekali nggak. Malah kalau bisa jangan. Nanti aja kalau udah ada yang serius, nikah, baru puas-puasin pacaran. Tapi kalau masih ngotot mau pacaran, yaaa silahkan, tapi tetap jadilah wanita yang cerdas. Jangan mau diperbudak cinta, apalagi sama pria. Galau ga dilarang, tapi tetaplah cerdas. "Cinta yang belum jelas" itu masih absurd kan? Jadi jangan sok-sok-an berasa bakalan "jadi" deh. 
Dan untuk pria, sayangilah wanita yang kamu sayangi seperti kamu menyayangi ibu dan saudara-saudara perempuanmu. 
*asik, bukan mario bross kok*

Mending kalau emang sama-sama berharap dan sayang, lebih baik dua-dua nya mau sama-sama berusaha, dengan jalan yang baik pula, sama-sama berdoa semoga beneran berhasil "bersama" sampai garis finish kehidupan, bukannya dengan kekerasan.
Lo pikir pacar lo itu tukang jambret yang bisa lo gebukin kalo salah?

Sekian.
Wassalam.

#haha

Tuesday, November 26, 2013

Hal-Hal yang Perlu Dilakukan Biar (Sedikit atau Banyak) Nyaman di Kereta Api (Khusus Kereta Rute Jabodetabek)

Agak sampah ya judulnya?
Nggak apa-apa lah. Emang maksud tulisan ini nantinya begitu.

Oke, pertama, gue mau mengingatkan kembali, jangan sekali-kali harap mendapatkan info baik atau penting dari tulisan-tulisan gue (kecuali yang gue label-in "Recommended"), karena isinya sesungguhnya nggak guna semua.

Kedua, yaaa kalau setuju sama tulisan ini sih itu tanggung jawab kalian sendiri. Gue nggak mau ikut campur.

Baiklah, 
Topiknya adalah KERETA API (rute Jabodetabek) yang wow keren sekali dahsyatnya luar biasa kalo lo naik-in di pagi hari dan sore hari (terlebih di hari kerja). Lo boleh merasakan kemahadahsyatannya biar jadi pengalaman dalam hidup.

Itu BUKAN pujian heeeeeiiii!
Itu justru NYINDIR abis!

Kadang emang bikin emosi, dan pagi ini pun pas gue diam-diam nulis tulisan sampah ini pun di jam kerja #eh emosi gue lagi nggak terkontrol gara-gara naik kereta.
Yaaa, kadang tingkah orang suka bikin nggak nyaman orang lain, sedangkan dia pengen dirinya merasa nyaman. (apasih bahasanya? Ribet amat lu).

Nih ya, gue sih pengennya kita sama-sama belajar aja. Belajar buat menghargai orang lain biar bisa saling ngerasa nyaman. Nggak ada ruginya kan?
Check this out.

1. Kalau mau masuk kereta, Persilahkan yang mau turun DULUAN baru lo masuk + Nggak usah rebutan!

Lo pikir lagi rebutan tiket yang terbatas nonton konser artis paling kece sedunia apa? Plis, ini cuma masuk ke suatu ruangan yang dinamakan "gerbong" dan nanti nya dalam beberapa menit bahkan jam yang lo lakuin cuma diam entah berdiri atau syukur-syukur dapat duduk sampai lo turun di tempat tujuan.

Ini kereta belum juga berhenti, beuuh sikut-sikutannya udah dimulai. Ibarat kata berantemnya udah mulai saat pra-pertandingan. Bapak-bapak nggak mau kalah, yang ibu-ibu juga lebih lagi nggak mau kalah. Gembel.
Gue tau sih, semua juga pengen dapet tempat duduk, tapi nggak gitu juga kali. Kayak bocah mau rebutan lagi main gobak sodor.

Faktanya, kaum wanita (ibu-ibu) jauh lebih parah (riset sendiri sih) dan jauh lebih egois (riset sendiri juga ini, belum diuji di IPB dan ITB, HAHAHA) dibanding kaum pria. Malah gue pernah ngeliat ada ibu-ibu sampai pukul-pukulan pas udah masuk di dalam kereta akibat dorong-dorongan sebelumnya.

Rekonstruksi nya begini:

(Orang-orang) : Rebutan masuk
(Pintu kereta ditutup) : GEBUK!
Gue (dalam hati) : Apaan tuh? Orang nabrak pintu kereta yang udah ketutup ya?
Semua mata penumpang memandang ke salah seorang ibu-ibu, gue ikutan liat.
Si Ibu-ibu gahar : Ga usah dorong gue kali. Lo kira nggak sakit?
Yang dipukul : Yaudah sih bu, kayak ibu nggak dorong-dorongan juga aja. 
Gue (dalam hati) : Ngekek.

Apaan sih bu? Nggak penting banget lo. Maksud gue, yaa nggak penting aja sampai gebuk badan orang dan ngejulek kepala itu korban dengan suara gebukan kayak lagi gebuk kasur ngilangin debu dan itu cuma karena rebutan masuk gerbong kereta. Kalo lo dijorokin gara-gara lagi rebutan permata sih masih bagusan sedikit kondisinya.

Yeah, nggak asik banget tuh ibu.

Atau kalo misalkan posisi berdirinya lagi pas banget di depan orang yang lagi duduk, orang yang dibelakang tetep aja nafsu buat ngedorong badan gue ke depan. Berasa gue lagi latihan push up di tembok, men. Ditambah posisi kaki yang kanan dan kiri nggak sinkron. Maksudnya, yang kanan disebelah mana, yang kiri napak entah dimana.

Dan kadang (karena gue lebih sering menghabiskan waktu naik kereta api gue di gerbong kereta khusus wanita) sekalipun udah penuh amit-amit gila, para wanita keukeuh banget ngedesek membabi buta. Gue rasa sih sesungguhnya bisa lihat kan kanan-kiri orang masih ada space kosong apa nggak? Kalo emang udah dempet-dempetan, ntar ngomel-ngomel deh bilang "geser dikit dong mbak". Hellooooo, lo kira samping gue masih seluas lapangan bola? 

So, saling pengertian aja lah. Kita sama-sama saling belajar.

2. Nggak usah LEMAH! Kalau masih ada space buat pegangan, PEGANGAN!

Ini nih. Udah tau kebagiannya berdiri, dempet-dempetan amit-amit, yaa kalau masih ada sisa pegangan nggak ada salahnya dipake kan? Kecuali kalo lo percaya diri untuk tidak mungkin badan lo DOYONG ke kanan atau ke kiri.

Yang gue lihat kadang asyik aja mainin hp canggih mereka, tablet, gadget-gadget mereka, dan giliran kereta agak ngerem-ngerem dikit, beeuuuuh, menjatuhkan badannya kayak disengaja banget. Lo kira lo lagi moshing apa? 

Nggak ada salahnya sih kalo mainin gadget daripada bengong nggak jelas dan menghabiskan sisa hidup didunia beberapa menit hanya untuk itu, tapi setidaknya tangan lo ada 2 kan? Bisa kali yang 1 nya buat pegangan? 
Emang pegangan cuma digunain pas pacaran doang? #eh
(Suer gue nggak pacaran!)

Lagaknya kayak lemah selemah-lemah nya orang kayak udah tua renta serenta-rentanya renta. 

Oh my god. Bahasa lo, Del.

Malah ga jarang, udah desek-desekan, sebagai pengganti pengangan, para wanita justru seakan-akan sengaja menjadikan yg dibelakangnya (kalo posisi berdirinya beda arah) sebagai sandaran.
Letto kali Sandaran Hati.
Hahaha.

Woiii, gue bukan tembok kali yang bisa lo sandar kayak poster sinetron Liontin nya Naysila Mirdad! -_-"
Sedangkan si pelaku justru asyik mainin gadgetnya. 

3. Bisakah anda tidak duduk pakai kursi lipat?

Sebenarnya kalau orang yang paham banget-banget nggak akan ngelakuin kayak begitu. Lah udah ada peringatannya dalam bentuk gambar kok 

Nih, gue nemu di Bos Gugel.


Tuh, diurutan pertama pula. 

Nggak tau, gue juga amat sangat ingin duduk tapi kalau melihat orang-orang yang duduk dengan kursi kebanggaaan yang biasa mereka tenteng-tenteng itu, entah mengapa rasanya justru pengen banget gue tendang atau sengaja gue desek badannya yang lagi duduk pake kaki gue.

Bukan kejam, tapi plis, lo itu justru yang ngabisin tempat lowong yang seharusnya bisa dipake buat berdiri 2-3 orang! Kalo lagi sakit sih nggak apa-apa deh masih diwajarkan. 

Ini malah gue pernah nemuin, satu geng duduk pake gituan, ngekek-ngekekan, ketawa-ketiwi nggak jelas. Yeuuuh, lo kira ini tempat kongkow-kongkow?

Hal yang sejenis dan pernah gue temuin adalah,
Segerombolan duduk dilantai dan pakai alas koran. Bahkan sambil bagi-bagi makanan.
Heeeeh, lo kira ini taman bermain buat piknik? -_-'

Gue juga pernah menemukan, ibu-ibu, yaaa bawa gembolan gede macem kayak pengembara, naik di gerbing khusus wanita yang emang sih pas waktu itu rada sepi sekalipun dia nggak dapet duduk. Tapi coba tebak apa yang dilakuin dia?
Dengan santainya dia buka gembolan yang dia bawa yang ternyata isinya adalah BANTAL.
Iya BANTAL. Dan dia tidur dong di lantai kereta.
Mungkin dia berhalusinasi kalau gerbong kereta itu adalah salah satu kamar hotel. -_-'

Ah kelakuan orang Indonesia (khususnya Jabodetabek dalam kasus ini) emang rada-rada ya.

4. Kalau yang rambutnya panjang, bisa kali dikuncir.

Kalau perlu dikuncirnya model cepol. Tau kan cepol kayak apa?
Iyalah. Gimana rasanya ketika lo berdiri dibelakang orang yang rambutnya panjang tergerai, dimana kondisi dempet-dempetan, dan rambut si pelaku berkibar-kibar dengan santainya.
Sorriii, tapi ini bukan tempat dimana lo mau syuting iklan sampo.

Selain berkibar-kibar, kadang kalau rambut panjang tergerai itu agak mempersulit mobilisasi anggota badan korban dibelakangnya. Tangan nyangkut lah keselpi rambut si pelaku, kadang kena muka korban itu rambut.
Menyusahkan, you know?

Dan lebih penting lagi, plis. Keramas lah.

Semoga paham.

5. Ini Commuter Line, bukan Ekonomi. So, plis jangan JUALAN.

Gue tau kalau ngejar kereta buat kerja pagi-pagi itu kemungkinan nggak sempat sarapan peluangnya gede banget. Tapiiiii, eh plis juga kali, jangan buka lapak jualan lo di kereta Commuter Line.
Ibarat kata, kamar hotel dijadiin pasar. Mau lo?

Maksud gue gini, ini kan ber-AC plus ditambah yang namanya pagi-pagi itu orang tumplek-tumplekan semaunya, eh kalau ditambah elu jualan, lo itu makan tempat buat orang berdiri! Ditambah lagi, segerombol orang yang menjadi pelaku pembeli jualan lo, sama aja bego nya. Bukan kejam ngatain orang bego, tapi gue rasa orang yang "punya otak" juga paham kalau ada larangan dilarang makan dan minum di tempelan yang tadi gue kasih liat gambarnya.

Bukan ngelarang buat makan dan minum, kalau jualan lo dan makan-minum lo berceceran gimana? Bukan nggak mungkin kan? Lo kira ini Kelas Ekonomi? Ditambah ngekek-ngekekan nggak jelas. Bercanda ala anak remaja yang gebuk-gebukan. Plis, keluar aja lo dari situ.

Inilah budaya orang Indonesia, dibuat senyaman mungkin dengan Commuter Line, tapi kebudayaan Kelas Ekonomi nya tetep aja dipertahankan.
Itulah yang biasa gue anggap sebagai orang-orang "norak".

6. Jaga Ketenangan.

Yaaa, udah gue singgung sih sebelumnya. Gue udah hapal jadwal kereta, rute jakarta kota di gerbong no 3 paling ujung akhir, yang nyampe di tempat gue sekitar jam 6 lewat dikit, ada segerombolan orang norak, kampung, dan nggak penting disana.
Entah jadwalnya udah berubah atau nggak kayak jadwal siaran tivi, tapi alhasil itu bikin gue NGGAK AKAN lagi buat naik kereta di gerbong umum.

Bukan bermaksud sadis ngatain begitu, tapi tingkahnya emang bar-bar naudzubillah. Bercanda dorongan, gebuk-gebukan, omongan suara nya kenceng banget berasa pakai toa, dan bahasa yang digunain nggak ada yang masuk dalam kamus bahasa Indonesia, alias kacau abis, nggak sopan sangat.

Nggak cuma itu sih, kadang juga gue nemuin geng anak-anak alay, atau geng cewek-cewek lenjeh yang asyik aja cekakak-cekikikan nggak jelas dengan suara kayak pakai sound system, ngejerit-jerit lenjeh nggak karuan. Nggak penting banget sih.

Sekali lagi, lo udah dikasih kenyamanan dengan dihilangkan Ekonomi dan diganti seluruhnya dengan Commuter Line, plis, jangan bawa kebiasaan amburadul Ekonomi lo disana!

7. Utamakan yang memang membutuhkan tempat duduk

Sekali lagi, siapa sih yang nggak mau duduk dalam perjalanan kemana pun itu? Tapi kalau situasinya didepan lo atau di deket lo ada ibu-ibu hamil atau ibu dengan gendong anak yang masih bayi (gue lebih mengutamakan yang bayi ya dibanding yang udah bocahan dikit) apa lo ga ada tega sedikit pun? Ibu hamil itu bawa nyawa satu lagi lho, sama juga kayak ibu bawa bayi. Kalau kebalikan kita yang jadi mereka dan nggak dikasih duduk, apa lo suka digituin?

Gue pernah nemuin lagi, ibu-ibu padahal mah masih seger buger malah, asyik lagi baca koran di tengah lautan orang. Mungkin saking intelek banget kali tuh ibu. Petugas kereta udah minta dengan baik-baik karena kursi prioritas udah penuh dengan orang yang juga butuh dan kebetulan posisi duduk ibu itu deket sama pintu kereta dan 3 orang disebelahnya sebelumnya udah mengalah untuk berdiri memberikan tempat duduknya untuk ibu hamil lainnya, lo tau tanggapan nya dia apa?

Ibu-ibu egios : "Emang ga ada tempat lagi apa? Nggak ada yang mau ngalah lagi apa?
Petugas Kereta : "Nggak ada bu. Prioritas udah penuh. Saya sih nanyain sama yang ikhlas aja, Kalau ibu nggak mau dan nggak ikhlas juga nggak apa-apa, saya minta ke yang lain yang ikhlas aja."
Ibu-ibu egois : "Mintain tuh sama yang lain, saya nggak pernah dapet duduk, Saya jauh nih turunnya, yang biasa dapet duduk juga nggak pernah mau gantian sama yang berdiri. Nggak mau saya."
Petugas Kereta : "Saya cari yang ikhlas aja bu. Kalau ibu nggak ikhlas juga nggak apa-apa."

Gue suka sama petugas keretanya, dia ngomong gitu tanpa intonasi takut-takut tapi justru TEGAS abis. Dan ibu itu sukses buat gue muak sama tingkahnya.

Ah bu, gue yakin anda seorang perempuan yang PERNAH ngerasain itu, kenapa nggak ada rasa iba sama sekai sih? Sebegitu lelahnya kah ibu berdiri dan ngelampiasin dendam dengan cara begitu?

Semoga ngerti.

8. Last but not Least, Jangan buang sampah sembarangan.

Gue paling nggak suka banget liat orang buang sampah sembarangan. Bukan sok suci, tapi entah kenapa jengah aja. Waktu zaman Ekonomi aja liat pedagang seliweran dan penumpang yang makan terus buang sampah sembarangan terus muncul tukang-tukang yang bersihin sambil narik-narik baju penumpang buat minta duit aja gue jengah mampus. Apalagi di Commuter Line.

Yaaa, ibarat kata, tempat mewah lo (dengan perbandingan Kelas Ekonomi ya) dikotori dengan tidak senonoh dan serampangan gitu, enak ga sih liatnya?
Kalau yang tingkat nggak peduli dan peka nya rendah sih paling jawabnya "biasa aja tuh".
Gue pernah liat, padahal situasi lagi nggak penuh-penuh amat, ibu-ibu dengan santainya buang tisu bekas ngelap keringatnya dia ke lantai kereta.

Haha. Kampung banget lo bu.

Seriusan. Gue nggak suka banget tingkah kayak begitu. Gue juga terkadang bar-bar tapi entah kenapa dalam situasi dan kondisi kayak gitu nggak banget aja dimata gue.

Gue juga sering liat anak kecil kalau dibawa sama orang tua nya buang bungkusan makanan di kereta, orang makan permen karet ngelepeh nya di lantai kereta, itu tukang jualan yang gue sebutin sebelumnya beserta para pembeli setianya meninggalkan jejak kekotoran hasil perbuatannya dengan berceceran air (kayaknya bekas minuman mereka) dan bekas makanan kayak daun lontong, plastik gorengan, dan kawan-kawan di lantai kereta. 

Aiiih, bisa kali bersikap dewasa. Lo minta nyaman, tapi lo sendiri yang tanpa sadar menghilangkan "kenyamanan" itu.

***

Itu baru sekian dari banyaknya (yang gue rasa), hal-hal yang sebenarnya bisa banget buat Commuter Line itu jadi alternatif alat transportasi nyaman di Indonesia. Harganya terjangkau lho padahal. Udah dimurahin abis-abisan. Lo dari Bogor ke Jakarta Kota aja cuma ngehabisin ongkos 5000 naik kereta dalam waktu tempuh kurang lebih 2 jam dibanding lo pakai angkutan darat jenis lain apapun. Tapi sayangnya tingkah orang-orangnya lah yang entah bahasa apa yang bagus ya? Nggak tahu diri kayaknya cocok deh, yang bikin semua itu jadi NGGAK NYAMAN sama sekali.

Yaaa, kita sama-sama belajar lah. Gue juga terkadang masih bar-bar juga didalam kereta, tapi sebenarnya kalau saling bisa ngerti satu sama lain sih yaaa akan sangat bisa jadi lebih nyaman untuk dirasain.

So, Ayo belajar untuk saling peka sama keadaan sekitar anda ya. :)

Friday, November 22, 2013

You Must Read It! (1) : Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah




“Cinta adalah perbuatan. Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong.”


Itu salah satu baru salah satu dari sekian banyak quote-quote yang gue suka dari buku ini. Banyak lho kata-kata bagus yang bisa diambil dari buku ini.

Yup, Tere Liye sukses buat gue jatuh cinta sama buku-bukunya semenjak gue baca buku Hafalan Shalat Delisa, tapi buat gue yang ini jauh lebih buat gue jatuh cinta. Berharap buku yang romantis, cinta-cintaan anak remaja/abg galau nggak ketulungan? Sayang banget, buku ini isinya bukan tentang itu. Justru lebih dalam, bagaimana sebaiknya seseorang mampu mengendalikan perasaannya ketika menyukai seseorang, bukan justru diumbar-umbar nggak jelas.

Disini sih intinya cerita tentang seorang pemuda, 20an tahun lah, namanya Borno. Bukan dari keluarga kaya, justru berjuang mati-matian buat bisa mencari nafkah keluarganya. Salah satunya jadi "supir perahu" (lengkapnya baca sendiri ya). Suatu saat dia ketemu dengan seorang gadis keturunan cina, yang nggak sempat kenalan, tapi Borno ini bahasanya Love at First Sight gitu lah. Dia pokoknya ingin yang jadi "supir perahu" nya gadis itu kalau si gadis ingin naik perahu. Yaaa, perjuangannya oke punya lah untuk ukuran sekedar "ingin kenalan" sama seorang gadis yang sama sekali belum pernah ketemu pada awalnya.

Mengharapkan setting gaya pacaran anak zaman sekarang? Sekali lagi, nggak bakal ketemu. Dibuku ini bagus banget dimana seseorang untuk mencintai orang lain nggak perlu sampai segitunya.


“Sejatinya, rasa suka tidak perlu diumbar, ditulis, apalagi kau pamer-pamerkan. Semakin sering kau mengatakannya, jangan-jangan itu semakin hambar, jangan-jangan kita mengatakannya hanya karena untuk menyugesti, bertanya pada diri sendiri, apa memang sesuka itu".”


Dan sampai suatu hari si gadis menghilang dari kehidupan si Borno, dan ternyata alasannya itu ada kaitannya dengan kehidupan Borno sendiri. Gue memberikan kesempatan untuk kalian membacanya sendiri. Hahaha.
Lengkap semuanya, tentang pengharapan, tentang mencintai dan dicintai, tentang pengorbanan perasaan pun juga ada. Setting dari ceritanya di daerah Kalimantan dan bahasa percakapan juga dibuat sedikit melayu, sukses menambah pengetahuan saya dikit-dikit tentang hal-hal yang baru.


“Aku hanya berani bermimpi, sungguh tidak terhitung berapa kali aku bermimpi tentang kau.”

Ah, Tere Liye berhasil menyuguhkan suatu cerita tidak secara gamblang Islami (karena sebelumnya pun buku yang gue baca adalah Hafalan Shalat Delisa) tapi mengajarkan kita untuk, ayo budayakan kembali nilai-nilai budaya timur nya. Jangan bangga sama pacaran, bagaimana mengendalikan perasaan, dan bagaimana mencintai seseorang dengan ikhlas.

Recommended banget. Bahkan gue suka merekomendasikan buku ini ke teman-teman gue.

Terakhir, gue paliiiiiiing suka banget sama kata-kata ini,

“Cinta sejati selalu menemukan jalan, Borno. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah sebutannya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirudung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya.”

Tertarik baca? Gue harap kalian setelah baca buku ini jadi ngerasa, "Oke! Gue pengen banget beli buku ini!"
#Nggak bermaksud promosi juga ya..

Selamat membaca! :)

Sunday, November 10, 2013

You Must Watch It! (1) : Miracle in Cell No. 7 (Korean Film)





Yohaaaa,,
Gue ingin bikin bahasan baru, tentang film-film ataupun drama yang kayaknya bagus banget (entah buat gue doang atau emang semua juga setuju kalau film itu bagus) dan layak sekali untuk ditonton dibandingin sinetron Indonesia. HAHA.

Hmmm, bukannya gue ga cinta produk dalam negeri, tapi berhubung jalan ceritanya yeaaah bisa dibilang kurang mutu, jadi gue lebih memilih nonton film atau drama yang jelas lebih bermutu meskipun buatan luar negeri.
Yaaaah, semoga aja para produser dan sutradara film-film atau sinetron bisa mengambil hikmahnya dari prilaku gue (kayaknya mereka juga ga kenal gue deh. HAHAHA).

Berhubung ini bahasan baru, dan film yang pertama ingin saya bahas karena keren banget buat ditonton itu adalah Miracle in Cell No. 7. Check it out!

Saya tahu film ini juga karena pemerannya Park Shin Hye. Dan kalau dari info-info yang gue cari sih, si Park Shin Hye ini jadi salah satu pemeran utamanya. Tapi setelah ditonton, hmm.. Park Shin Hye cuma muncul di awal, tengah, dan akhir film dengan durasi yang yaaaa 5 menitan kali tiap adegan.

Pertama liat adegannya, jeng-jeng-jeng.. Seneng dong yang muncul Park Shin Hye yang meski di awal gue belum ngeh dia itu berakting menjadi apa dan ceritanya kenapa. Park Shin Hye disini berakting menjadi Ye-Sung yang ternyata versi udah gede nya. Dan cerita mulai flashback tentang ayahnya (Lee Yong-Gu).

Agak kecewa karena ternyata lebih banyak mengisahkan tentang flashback waktu dia masih kecil dan ayahnya. Jadi, Park Shin Hye nya emang terbatas munculnya.
Tapi kekecewaan gue berganti jadi, "eh, eh, eh.. kasian banget" atau "apa-apaan sih jahat banget tuh orang" atau "demi apaaaa..ini film" di setiap alur filmnya.

Gue ga mau menjelaskan secara detail sih soalnya nanti ga surprise lagi, cuma secara garis besar gue bisa menggambarkan ceritanya tentang seorang anak kecil namanya Ye-Sung tadi dan ayahnya namanya Lee Yong-Gu yang memiliki disabilitas yang bertindak kayak anak kecil. Tapi ayahnya ini super duper sayang banget sama anaknya dan anaknya pun juga demikian. Anaknya suka banget sama kartun Sailormoon dan ingin banget ayahnya beliin tas Sailormoon yang dijual terbatas.

Dan karena suatu hal (sengaja gue nggak ceritain biar penasaran), ayahnya kena kasus dan dituduh membunuh seorang anak kecil sekaligus sebagai pelaku kekerasan seksual itu anak. Padahal yaaa, orang kayak gitu bisa apa sih ngebunuh orang.
Nggak ada polisi yang percaya kalau dia sebenarnya justru ingin nolong anak itu. Dan dia dipenjara, dimasukin ke sel no 7 dengan orang-orang lain yang awalnya terlihat jahat padahal sebenarnya baiiiik banget sama dia.
Justru teman-teman di dalam sel nya itu yang memperjuangkan si Yong-Gu buat ketemu anaknya, Ye-Sung, bahkan mempercayai kalau Yong-Gu ini jelas nggak bersalah.

Sampai akhirnya, pimpinan polisi bagian nya penjara nya dia juga percaya kalau dia ga bersalah dan mengajukan suatu permohonan untuk megadakan pengadilan ulang ke pimpinan kepolisian lain (gue nggak paham dia ini pimpinan kepolisian apa) yang ternyata...cari tau aja lah sendiri dan terjadi suatu hal yang buat gue rasanya pengen tabok si pimpinan kepolisian yg ga jelas itu.

Dan Yong-Gu tetap dianggap bersalah bahkan dihukum mati tepat dihari ketika anaknya berulang tahun.

Waw. Dan Park Shin Hye yang berperan jadi Ye-Sung yang udah gede, berjuang mati-matian meskipun ayahnya udah ga ada karena hukuman mati untuk (kayaknya sih) membebaskan "title" ayahnya yang sebagai pembunuh.

Demi apapun, awalnya gue ngincer ini film karena Park Shin Hye, tapi setelah nonton, yaaa nggak bisa bohong kalau gue nangis juga.
Apalagi pas adegan anaknya ulang tahun dan dikasih hadiah sama ayahnya dan teman-teman ayahnya yang satu sel, Ye-Sung kecil ngucapin hal yang paling hebat dilakuin seorang anak ke ayahnya. Seriously!

Dia cuma ngucapin hal yang sederhana kok, "Terima kasih ayah. Sudah mau menjadi ayah untuk saya selama ini."
Dan ayahnya pun yang bisa dibilang punya keterbatasan mental, juga membalas, "Terima kasih Ye-Sung. Sudah mau menjadi anak perempuanku selama ini."

Dan setelah itu beberapa jam sebelum hukuman mati dilakuin, pas perpisahan sama anaknya, ayahnya itu teriak dengan kata-kata, "Aku tau aku bersalah. Tapi aku mohon, tolong saya," berulang kali.

Seriously. Nggak bisa gue buat nggak nangis. Apa gue nya aja yang lebay? HAHAHA.
#rubbish

Disini gue belajar banget tentang seorang anak yang nggak pernah malu punya ayah yang bahkan memiliki disabilitas dan dituduh jadi penjahat. Seorang anak yang tetap percaya sama ayahnya kalau ayahnya itu bukanlah orang jahat. Seorang anak yang tetap memperjuangkan kalau ayahnya itu benar bahkan sampai ayahnya udah nggak ada.

Coba kalau sinetron Indonesia? Yang ada malu kali punya ayah tapi disabilitas begitu. -_-

So, silahkan ditonton. Silahkan dicari link nya. Sengaja saya nggak bagi link karena saya pikir itu hak dari website-website penyedia film dengan subtitle dan saya mau menghargai mereka dengan membiarkan anda-anda mendownload filmnya dari website mereka.
Nggak bakal nyesel nonton ini!

Ciaoo!


Friday, July 5, 2013

Aktor-Aktor Korea Terganteng Versi Gue.. :p

Hai para mamen!
Kalau postingan sebelumnya gue me-list beberapa cewek-cewek cantik dari Korea yang mukanya oke banget dan menghiasi berbagai drama-drama atau film Korea gandrungan para penikmat dunia Korea di seluruh dunia. Nggak cuma di Indonesia doang.

Yaaa, sesuai sama judulnya, ini berhubungan sama aktor-aktor Korea lho ya, dan memang yang saya anggap kece, oke banget, mantap lah pokoknya. Nggak ada yang boleh protes terlebih yang nggak nyambung sama sekali. Hahaha

#maksa

Oke baiklah. Ini versi gue ya, kalo nggak setuju sih yaa bodo amat. Terserah gue juga kok ini nge-listnya. Hahaha.
Dikasih omor bukan berarti urutan ya, men!

1. Song Joong Ki

Mungkin ada yang nggak terlalu suka sama Song Joong Ki. SIAPA COBA??? Kece kayak gini nggak suka. Abis katanya (yang nggak suka) mukanya terlalu mulus hampir mengalahkan muka perempuan. Ah, sirik kali lu. Tapi si Song Joong Ki ini emang kece banget tampilannya. Pertama kali gue liat tampangnya di drama Sung Kyun Kwan Scandal dan mulai tambah suka dengan sosok ini sejak nonton variety show Running Man meskipun cuma beberapa episode doang. Padahal lumayan lho dia jadi member "pelengkap" dan "pemanis" dari semua member yang pada "grasak" alias "ancur". Hahaha.

Ternyata Song Joong Ki lulusan Sung Kyun Kwan University juga ya? Waw, waw, waw, tambah kece. Song Joong Ki juga main di drama Innocent Man meskipun yaa perannya nggak jauh-jauh lah, tipe-tipe cowok kece yang jaim, cool, dan disukain cewek-cewek. Tapi beda di film A Werewolf Boy, disini Joong Ki dapet peran yang beda jauh dan entah mengapa tetap terlihat kece.

I love him so much.

2. Kim Soo Hyun


Aiiiih. Kalau yang ini siapa juga yang nggak mengakui kalau Kim Soo Hyun itu keren abis. Mungkin baru dikenal pas drama Dream High. Awalnya emang tampilannya gembel banget, tapi di episode-episode selanjutnya, he's so great bisa lah sebanding sama Taecyeon. Hahaha.

Kim Soo Hyun itu minta dielus banget pipinya.Bwahaha
#fokus

Baiklah. Gue suka Kim Soo Hyun emang setelah liat di drama Dream High itu dan ditambah di drama The Moon Embrace The Sun. Mungkin (ini mungkin yaaa), karena Kim Soo Hyun punya lengkung garis di ujung bibirnya, jadi mau dia dengan ekspresi kayak apapun terlihat seperti senyum.
Oke banget lah nih orang.

3. Yoo Seung Ho

Hmm..kalau yang satu ini, gue suka semenjak nonton drama God of Study. Sebenarnya muncul juga di drama Queen Seondeok tapi nggak ngeh aja. Hahahaha.Gue suka banget dia pas di God of Study, meskipun perannya yaa agak ngeselin di awal-awal episode. Tapi entah mengapa meskipun menyebalkan kayaknya sah-sah aja diperanin sama dia dan akan tetap enak dipandang mata.

Yoo Seung Ho muncul lagi di drama Missing You atau I Miss You dengan peran yaa yang nggak jauh-jauh dari menyebalkan. Tapi tetep oke aja ah buat dia mah. Dan mungkin kalau mau peran manis dari Yoo Seung Ho bisa nonton drama Operation Proposal. Atau mau film Blind juga Yoo Seung Ho disitu nggak kalah oke.

4. Lee Dong Wook

I love this man dari film Loving You nya. Sebenarnya gue lebih suka film-filmnya dibanding dramanya kayak Heartbreak Library atau The Perfect Couple. Lee Dong Wook pernah berpenampilan gaya brewokan dan menurut gue, itu nggak banget. Nggak enak dilihat. Lebih kece tanpa brewokan.
Lee Dong Wook juga pernah jadi guest star di variety show Running Man selama 3 episode dan itu kece banget!
Ah, dia memang oke sekali.. :p

5. Kim Hyun Joong


Kalau ini sebenarnya sudah bisa dikenal karena leader dari SS501. Mulai dikenal secara bebas (emang lo kira dulu ilegal) lewat drama Boys Over Flowers dengan peran emang nggak jauh-jauh dari sosok sok cool nya itu. Tapi emang dia kece kok. Hahaha.

Lebih suka lagi pas di drama Playful Kiss, terkesan lebih fokus aja buat "memunculkan" sosok Kim Hyun Joong. Gue juga suka lagu solo nya yang Lucky Guy. Dia oke pake banget.

6. Jang Geun Seok


Kalau yang ini nih, gue suka sejak nonton drama Hwang Ji Ni. Perannya emang cuma sebentar, soalnya mati di awal tapi, tapi, tapi...sumpah bikin ketagihan liat aktingnya lagi. Dan muncul lah Jang Geun Seok di film Doremifasolatido atau Baby and I yang gue suka banget. Malah gue jadi ikut-ikutan suka sama bayinya yang namanya Mason Moon itu. Disitu keliatan Jang Geun Seok nggak grogi megang bayi. Hahaha

Drama-dram korea lainnya juga kayak Beethoven Virus, You're beautiful atau Love Rain. Ah pokoknya dia emang oke deh, kece banget.

7. Jung Ji Hoon (Rain Bi)

Siapa yang nggak mau masukin dia ke dalam daftar aktor korea terganteng? Muncul booming di film Full House bareng Song Hye Gyo dan itu benar-benar itu film sampai diulang berapa kali di tivi. Gue aja udah jengah saking sering banget liat tuh film. Kalau cari di google, ada tuh tampangnya sebelum kece kayak begini. Sumpah nggak banget. Emang ketenaran buat berubah segala-galanya termasuk kebutuhan fisik. Hahaha.

Tapi emang nggak bisa bohong kalau dia sekarang kece banget bahkan sampai main film Ninja Assasin segala. Rain emang selain jago akting, dance nya juga nggak kalah oke abis. Nyanyi juga sih. :p

8. Lee Seung Gi


And then, YEAAAAA!! LEE SEUNG GI!!! I love this man so much pake banget sejak main di drama Brilliant Legacy. Agak berlibet-libet sih jalan ceritanya, tapi untung ada Lee Seung Gi, setidaknya lebih enak untuk dinikmati. Kemudian muncul di drama My Girlfriend is a Gumiho. Disini dia lebih kece lagi. Gue suka banget, banget, banget, ditambah Shin Min Ah nya juga unyu-unyu banget disitu.

Tapiiii, nggak ada yang sekece di drama King 2 Heart. Aktingnya juga oke banget dan bikin ngiri karena Han Ji Won juga oke banget main di drama itu.. :(

Dan sekarang ada drama barunya Gu Family Book. Gue juga suka banget lagu-lagunya Lee Seung Gi, apalagi yang Return dan Time for Love. Mungkin ada yang nganggep mukanya Lee Seung Gi juga biasa-biasa aja. Tapi buat gue, tipe mukanya itu tipe muka ganteng-jail. Dan ketagihan buat ngeliat mukanya lagi. Hahaha
Pokoknya Lee Seung Gi, Saranghaeyo! :*

9. Yoon Si Yoon

Satu lagi aktor yang punya garis lengkung di ujung-ujung bibirnya. Yoon Si Yoon! Ah, lihat Yoon Si Yoon juga jadi pengen ngelus-ngelus pipinya. :3
Tapi kayaknya dia agak juling ya? Abis matanya keliatan begitu. Hahaha.
Yoon Si Yoon ini juga gue mulai tahu nya gara-gara drama King of Baking Kim Tak-Gu. Dan tengilnya dia kelihatan banget di drama Flower Boys Next Door bareng Park Shin Hye. Sukaaaa banget aktingnya di drama itu!

10. No Min Woo

Ada yang bilang No Min Woo ini gay. Tapi...tampaknya nggak ah. Nggak tahu juga sih. Jangan sampai lah. Makin banyak nanti istilah cowok ganteng juga banyak yang gay.

Mungkin emang tipe mukanya yang begitu, apa ya bahasanya, lembut kali ya? Nggak juga sih. Orang kalau dilihat-lihat kece juga kok nih orang. Melihat dia kayak seperti orang yang punya rahasia besar. Hahaha. Tapi gue suka-suka aja ah lihat dia, meskipun di drama Full House 2 agak lebay tampilannya, tapi di drama My Girlfriend is a Gumiho dan Midas dia oke banget.

11. Jung Yong-Hwa


Siapa? Siapa yang nggak suka lihat tampang macem Jung Yong Hwa kayak begini??? Gue suka banget sama ini orang sejak gue mengenal si CN Blue. Bahkan sebelum dia muncul di beberapa drama-drama korea. Yong Hwa ini kece sekali. Minta dipeluk banget.

#baiklahiniberlebihan

Drama yang diperanin dia sih emang masih sedikit. Banget malah. Tapi, tapi, tapi, bikin ketagihan ngelihatnya. Makanya sejak muncul di You're Beautiful bareng Jang Geun Seok, Hongki, dan Park Shin Hye, untungnya dia main lagi di film Heartstring dan lagi-lagi bareng Park Shin Hye. Jujur aja, nonton Heartstring bikin gue pengen banget nanti punya cowok seperhatian macem Yong Hwa. :3

Tapi untungnya Yong Hwa sering banget muncul di acara-acara Variety Show terutama We've Got Married dan Running Man. Di Running Man dia udah beberapa episode muncul dan selalu berambisi untuk menjadi pemenang.

Saranghae, Yong Hwa! :*

12. Kim Jae Won


Ada yang tahu dia? Ah, Kim Jae Won ini pertama kali main di drama My Love Patzzi bareng Jang Na Ra. Udah lama sih filmnya. Dan yang paling oke itu pas di drama Wonderful Life, disitu juga kelihatan Kim Jae Won nggak grogi-an sama anak kecil. Selain itu Kim Jae Won juga main di drama Hwang Ji Ni, cuma karena perannya mengharuskan dia pakai jenggotan, jadi nggak nyadar aja kalau itu dia. Kim Jae Won juga bermain sangat oke banget di film 100 Days with Mr. Arrogant bareng Ha Ji Won.

13. Kim Jeong Hoon


Sebenernya gue tahu Kim Jeong Hoon cuma di drama Princess Hours, tapi ternyata drama yang dimainin sama dia nggak cuma itu. Buat gue, muka dia lebih pas yang jadi pemeran utama di Princess Hours dibandingin cuma jadi pangeran "cadangan" doang. Hahaha. Tapi rasanya pengen liat lagi dia muncul di film-film atau drama-drama kece lainnya.

14. Taecyeon


Sorry deh, dari sekian aktor korea cowok yang oke-oke banget, nggak enak kalau gue nggak masukin ini orang ke salah satu dari list nya. Meskipun Taecyeon masih jarang banget main film atau drama , tapi kayaknya kalau ada dia yang jadi salah satu pemerannya, jadi bikin penasaran dan pengen tau filmnya kayak apa. Dan ternyata nggak kalah oke dibandingkan nyanyi bareng 2PM. Terutama di drama Cinderella's Sister dan Dream High.

15. Jung Eui Chul


Last but not least, kayaknya saya lebih milih dia deh jadi salah satu list aktor korea terganteng. Jung Eui Chul. Pertama lihat dia di film Doremifasollatido bareng Jang Geun Seok dan disitu dia nggak kalah kece. Jung Eui Chul juga main di drama Boys Over Flowers dan Shut Up Flower Boyband. Gue suka aktingnya yaaa tampangnya juga kece banget buat dilihat.

Oke lah, sebenarnya banyak sih aktor-aktor Korea yang berwajah enak dilihat. Terlepas dari apakah dia pakai operasi plastik atau apapun, yaaa untuk saat ini mereka memang terlihat "wow". Tapi tetap aja, semoga kepribadian mereka semua sebanding sama tampang ya, men.

Kalau aktor kesukaan lo belum masuk list, yaaa maap-maap aja sih. Ini kan versi gue.
Hahaha!

Caooo!